Bismillahirrahmanirrahim...
Assalamualaikum wbt...

Allah SWT adalah ketenteraman bagi seorang mukmin, hiburan bagi orang yang taat dan kekasih para ahli ibadah. Barangsiapa yang tenteram dengan Allah SWT, dia akan tenteram dengan kehidupan, merasa bahagia dengan apa yang ada dan menikmati hari-harinya dengan hati yang tenang, bercahaya dan terbuka. Cinta Allah SWT terukir dihatinya, sifat-sifat Allah SWT bersemayam dihatinya dan nama-nama Allah SWT tergambar di depan matanya. Dia hafal nama-nama Allah SWT, merenungkan sifat-sifatNya dan menghadirkan di dalam hatinya sifat-sifat Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Terpuji, Maha Lembut, Maha Baik, Maha Mencintai, Maha Indah, Maha Mulia dan Maha Agung.
Semua sifat-sifat itu mempengaruhi ketenteramannya terhadap Sang Pencipta, cintanya pada Yang Maha Agung, dan semakin mendekatkan diri kepada Yang Maha Mengetahui.
Sesungguhnya perasaan dekatnya Allah SWT dari para hamba-Nya pasti membuat orang2 menjadi bahagia denganNya, merasa gembira dengan pertolonganNya, serta senang dengan perhatianNya. Perhatikanlah firmanNya yang bermaksud:
Sesungguhnya perasaan tenteram dengan Allah SWT tidak datang begitu saja tanpa sebab, dan tidak akan tercapai tanpa kesungguhan dalam berusaha mencapainya. Rasa tenteram itu adalah buah dari ketaatan kepada Allah SWT, dan hasil dari mencintaiNya.
Barangsiapa yang taat kepada Allah SWT, mengerjakan perintah dan meninggalkan laranganNya serta jujur dalam cinta kepadaNya, maka orang itu akan menemui ketenteraman sebagai makanan, menemui kelazatan dekat dengan Allah SWT dan kebahagiaan bermunajat kepadaNya.
petikan dari buku 130 Resepi Untuk Menjadi Wanita Paling Bahagia di Dunia, halaman 227-229.
Wassalam...
Assalamualaikum wbt...

Allah SWT adalah ketenteraman bagi seorang mukmin, hiburan bagi orang yang taat dan kekasih para ahli ibadah. Barangsiapa yang tenteram dengan Allah SWT, dia akan tenteram dengan kehidupan, merasa bahagia dengan apa yang ada dan menikmati hari-harinya dengan hati yang tenang, bercahaya dan terbuka. Cinta Allah SWT terukir dihatinya, sifat-sifat Allah SWT bersemayam dihatinya dan nama-nama Allah SWT tergambar di depan matanya. Dia hafal nama-nama Allah SWT, merenungkan sifat-sifatNya dan menghadirkan di dalam hatinya sifat-sifat Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Terpuji, Maha Lembut, Maha Baik, Maha Mencintai, Maha Indah, Maha Mulia dan Maha Agung.
Semua sifat-sifat itu mempengaruhi ketenteramannya terhadap Sang Pencipta, cintanya pada Yang Maha Agung, dan semakin mendekatkan diri kepada Yang Maha Mengetahui.
Sesungguhnya perasaan dekatnya Allah SWT dari para hamba-Nya pasti membuat orang2 menjadi bahagia denganNya, merasa gembira dengan pertolonganNya, serta senang dengan perhatianNya. Perhatikanlah firmanNya yang bermaksud:
" Jika hamba-hambaku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa ketika berdoa kepadaKu. Maka hendaklah mereka itu melaksanakan (segala perintah) Ku dan beriman kepadaKu, mudah-mudahan mereka sentiasa berada dalam kebenaran" (Surah al-Baqarah, ayat 186)
Sesungguhnya perasaan tenteram dengan Allah SWT tidak datang begitu saja tanpa sebab, dan tidak akan tercapai tanpa kesungguhan dalam berusaha mencapainya. Rasa tenteram itu adalah buah dari ketaatan kepada Allah SWT, dan hasil dari mencintaiNya.
Barangsiapa yang taat kepada Allah SWT, mengerjakan perintah dan meninggalkan laranganNya serta jujur dalam cinta kepadaNya, maka orang itu akan menemui ketenteraman sebagai makanan, menemui kelazatan dekat dengan Allah SWT dan kebahagiaan bermunajat kepadaNya.
petikan dari buku 130 Resepi Untuk Menjadi Wanita Paling Bahagia di Dunia, halaman 227-229.
Wassalam...







No comments:
Post a Comment